![]() |
| Proses persiapan pengiriman zaro snack ke beberapa daerah di pulau Sulawesi |
Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Palopo berhasil memproduksi cemilan zaro snack. Setiap hari, produksi zaro snack sebanyak 10 ribu bungkus.
Tingginya produksi zaro snack membuat Perusda semakin agresif melakukan distribusi dan membangun kerjasama dengan sejumlah stokis di berbagai daerah.
Manager Pemasaran Zaro Snack, Mabrur Tahing, mengatakan mengatakan pemasaran yang dilakukannya meliputi seluruh daerah di sulawesi selatan.
Sementara peredaran zaro snack di luar Sulsel telah merambah ke Sulawesi Tenggara yakni di Lasusua dan Sulawesi Tengah yakni di Kota Palu. “Kalau di sulsel, kami telah menyasar semua daerah untuk melakukan pemasaran,” jelas Tahing. Pihaknya perhari meningkatkan produksi hingga 10 ribu bungkus perhari.
Diakui pihaknya semakin berupaya keras untuk melebarkan sayap terkait penyebaran produk di semua toko, itu karna belum semua tejangkau.
“Kita terus memaksimalkan pasar zaro di setiap toko,” sebut Mabrur. Dalam seminggu rata-rata permintaan dari toko sebanyak 10 ball dan terkadang menghampiri 20 ball. Permintaan tersebut disesuaikan dengan kondisi mereka. Namun pekerja saat ini telah terbagi dalam 2 shift. Dikatakan pihaknya berupaya untuk terus memasarkan zaro snack.
Hanya saja pihaknya hingga saat ini belum bisa bercerita terkait laba “Saat ini jika ditanya soal laba, kita belum bisa. Namun untuk biaya produksi kita telah tertutupi,” ujarnya.
Selain itu anggota kelompok bisa terberdayakan dengan usaha mereka memproduksi tortila sebagai bahan utama Zaro Snack. (Sumber)

Komentar
Posting Komentar